Sehingga dirinya menegaskan kalau pemerintahan yang saat ini dipimpinnya tidak akan anti kritik malah dirinya menyambut baik setiap aspirasi masyarakat termasuk para pemuda yang ingin datang menyampaikan gagasan atau aspirasinya. Namun Penyampaian aspirasi itu, tmabahnya harus beserta solusinya.
“Silahkan sampai gagasan anda. Jangan sampaikan gagasan karena pesanan orang lain. Saya ingin gagasan itu murni lahir dari pikiran kritis adik-adik pemuda sekalian. Sebagai Bupati Sumba Barat Daya, saya tidak anti kritik. Saya justru dengan tangan terbuka dan hati tulus ikhlas menerima setiap masukan masyarakat. Saya pernah berada dititik ini, saya sudah melewatinya. Sebagai mantan aktivitis, saya siap berdialog dengan masyarakat termasuk para pemuda daerah ini,” ujarnya lagi.
Di hadapan para pengurus organisasi pemuda yang hadir seperti PMKRI, GMKI, GMNI dan lainnya, Bupati Ratu Wulla juga mengajak untuk berdiskusi bersama menyampaikan gagasan atau pandangannya tentang pembangunan Sumba Barat Daya ke depan.
Tidak hanya itu, dirinya juga mengajak para pemuda menyukseskan program MBG. Caranya adalah dengan menanam berbagai sayuran, menanam buah-buahan, ternak ayam pedaging, ayam petelur dan lainnya untuk memasok kebutuhan operasional seluruh dapur MBG di wilayah ini.
“Kita tahu bersama, dalam sepekan ada ratusan juta uang berada disetiap dapur MBG daerah ini. Kalau kita sukses tanam sayur dan lainnya maka petani daerah ini sukses. Kita harus manfaatkan peluang besar ini. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Mari kita menanam sayur, buah dan lainnya. Banyak uang yang pasti beredar ditangan petani dan kesejahteraan petani meningkat pula,” paparnya.***
|


