“Ini Bapa kita semua. Beliau dari dulu sudah banyak membantu anak-anak sumba dan kami berterima kasih karena itu semua. Dan sekarang di sini ada yang baru ada 26 orang dan semuanya dari Sumba Barat Daya,” katanya.

Sementara itu, Markus Dairo Talu di kesempatan itu mengingatkan anak-anak Sumba Barat Daya untuk bisa mengikuti aturan yang ada dengan tidak menyamakan pekerjaan di Sumba dengan di Jakarta.

">

Selain itu, ia juga meminta anak-anak yang bekerja untuk senantiasa menjaga nama baik perusahan dan daerah asalnya.

“Kita datang untuk bekerja cari uang. Tidak untuk hiburan. Tidak boleh itu. Harus bisa jaga nama baik perusahan dan daerah kita,” katanya.

Ia pun kemudian menceritakan soal kegidupan masa kecilnya yang suram sepeninggal sang ayah.

Ia ingin anak-anak Sumba bisa sukses seperti dirinya walaupun di tengah keterbatasan.

“Saya minta simpan uang untuk hidup kalian. Bantu Bapa Mama di kampung jangan foya-foya,”pesannya kembali. ***