NTTKreatif, LARANTUKA – Warga di dua Kecamatan masing-masing di Kecamatan Wulanggitang dan Ilebura di Kabupaten Flores Timur, NTT belakangan jadi sorotan.
Pasalnya, banyak diantara mereka mengeluhkan minimnya bantuan hingga perhatian dari pemerintah terhadap mereka.
Alhasil, atap rumah mereka yang selama ini menaungi mereka perlahan-lahan bocor dan tidak berfungsi lagi.
Malah beberapa diantaranya sudah rusak berat.
Hal ini tidak lepas dari adanya erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki sejak setahun lalu.
Anehnya, saat persoalan tersebut belum menemui titik terang, kondisi Gunung Lewotobi dengan erupsinya belum kunjung berakhir.
Terbaru, Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali mengalami erupsi. Malah erupsi kali ini jauh lebih parah karena mencapai ketinggian hingga 2.000 meter.
Lontaran abunya disebut menjadi tertinggi dibanding dengan erupsi yang terjadi selama ini.
Berdasarkan laporan dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki erupsi tersebut terjadi pada tanggal 01 November 2024 pukul 02:50 WITA.
“Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 2.000 m di atas puncak atau kurang lebih 3.584 m di atas permukaan laut,” tulis laporan tersebut sebagaimana dikutip NTTKreatif.com.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37.7 mm dan durasi kurang lebih 6 menit. ***


Tinggalkan Balasan