NTTKreatif.com, Tambolaka – Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) di NTT menjadi salah satu Kabupaten yang terus berbenah seiring berjalannya waktu. Kendati baru berusia 18 tahun sejak mekar 2007 lalu, namun wilayah yang berbatasan langsung dengan Sumba Barat itu kini dipandang sebagai motor penggerak ekonomi Pulau Sumba.
Hal ini tidak lepas dari upaya Pemerintah Daerah untuk memberikan kesempatan bagi para investor untuk berinvestasi di daerah tersebut. Tidak hanya berinvestasi di bidang pariwisata, Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla atau Ratu Wulla Talu dan Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka juga memberikan kesempatan berinvestasi di bidang lain seperti di bidang pertanian dan pemberdayaan.
Seperti yang dilakukan oleh PT Tree Story Korea beberapa waktu lalu resmi menandatangi Memorandum of Agreement (MOA) atau Nota Kesepatakan tentang Pertumbuhan Inovasi Industri ke 6 Indonesia melalui material baru Karbon Ramah Lingkungan dengan Pemerintah Daerah SBD yang diwakili oleh Bupati SBD, Ratu Wulla Talu.
Penandatangan ini sendiri dilaksanakan pada Minggu 6 Juli 2025 bertempat di rujab Bupati SBD dan dihadiri oleh Presiden PT Tree Story Korea, MooRyong Cho, Donatur, Wonsuk Jang, para pimpinan OPD lingkup Pemkab SBD dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Investasi dari PT Tree Story Korea ini sendiri dikabarkan bernilai Rp261 Triliun menyasar pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian khusus komiditi mete dan kelapa.
Dalam pengantarnya Bupati SBD, Ratu Wulla Talu mengungkapkan kalau pihak Pemkab SBD menyambut baik MOA dengan PT Tree Story Korea tersebut terlebih lagi sebelumnya pihaknya sudah melakukan MoU dengan pihak PT Tree Story.
|
