NTTKreatif.com, Tambolaka – Pariwisata Sumba Barat Daya atau SBD mulai menggeliat maju dengan hadirnya banyak investor di wilayah tersebut.
Kehadiran mereka tentu ingin menginvestasikan dana mereka untuk peningkatan pariwisata melalui sektor perhotelan.
Salah satunya adalah PT Costa Hotels Sumba yang kini sudah resmi membuka investasinya di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).
Nantinya, PT yang dimiliki investor asal Australia, Humphrey Quenet itu bakal menginvestasikan dana Rp22 M untuk pembangunan hotel di desa Desa Kenduwela, Kecamatan Kodi Utara.
Kepastian itu didapat usai PT Costa Hotels Sumba dan Pemkab SBD resmi menandatangani MoU dalam rangka investasi dan pemberdayaan masyarakat. Rabu, 22 April 2026 siang tadi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati SBD, Ratu Wulla Talu, Direktur Utama PT Costa Hotels Sumba, Humphrey Quenet, Asisten III, Enos Eka Dede, Wakil Ketua DPRD SBD, Thomas Tanggu Dendo, Kadis DPMPTSP, Gerson Dua Ate, dan sejumlah Kadis lingkup Pemkab SBD, Camat Kodi Utara, Kapolsek Kodi Utara dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati SBD, Ratu Wulla mewakili pemerintah secara gamblang menyambut baik hadirnya investasi oleh PT Costa Hotels Sumba.
Baginya investasi ini memiliki makna strategis dalam pembangunan Sumba Barat Daya ke depannya khususnya dalam mendorong percepatan investasi di sektor pariwisata dan perhotelan sebagai salah satu sektor unggulan di wilayah tersebut.
“Sektor ini sangat potensial untuk dikelola dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kalau ini dikelola dengan baik maka dampaknya multi player effect. Sehingga di kesempatan ini Pemerintah menyambut baik kehadiran PT Costa di sini sebagai mitra,” katanya.
Dirinya mengatakan dengan latar belakang PT yang mengelola hotel bertaraf Internasional maka hal tersebut sangat menguntungkan Sumba Barat Daya dimana akan banyak sekali wisatawan yang akan mengunjungi wilayah itu.
Selain itu, kehadirannya pun sebut Bupati Ratu Wulla Talu akan memberikan pengalaman yang kompetitif dalam membangun pariwisata SBD.
Kendati bermanfaat, diakui Bupati Ratu lagi, hal terpenting lain yang perlu diperhatikan adalah investasi itu harus memberikan dampak langsung buat masyarakat lokal.
“Prinsipnya kami Pemerintah komitmen, setiap investasi harus bisa memperhatikan aturan yang ada. Kami juga mau pariwisata itu harus ada dampak buat masyarakat minimal 80 persen adalah pekerja lokal, lalu kita bisa dapat pajak dan yang terakhir adalah CSR,” katanya.
Oleh karenanya, ia meminta masyarakat mendukung pembangunan hotel tersebut dengan terus menjaga keamanan agar pihak investor bisa terus menanamkan investasinya di SBD.
Sementara itu, Direktur Utama PT Costa Hotels Sumba, Humphrey Quenet menyebut kalau ia sangat bersyukur bisa berinvestasi di wilayah itu.
Ia pun berharap nantinya, pihaknya bisa berkolaborasi dengan masyarakat setempat yang berekonomi lemah untuk meningkatkan ekonomi menjadi lebih baik.
“Saya juga menyukai anak-anak di sini. Semoga mereka bisa menjadi bagian dari pembangunan hotel ini. Dan saya tentu akan mengedukasi mereka terutama soal membuang sampah yang benar,” katanya lagi. ***
