“Kenapa sudah serah terima tapi tidak digunakan. Ini saya bisa tendang kasih jebol ini. Pak kenapa pengerjaan belum selesai sudah serah terima barang,” katanya.
Dirinya pun kemudian mengancam akan mempolisikan penyedia jika kemudian toilet yang diperuntukkan buat masyarakat tidak segera digunakan.
“Gimana cara kerja kalian di sini. Hanya proyek kecil-kecilan saja tidak selesai dengan beres. Ini pelayanan loh di sini ini. Saya minta tolong besok sudah difungsikan. Panggil kontraktor sekarang, sore saya cek. Saya di kantor sampai malam. Saya tunggu. Kalau tidak saya rekomendasikan periksa mereka. Mau uang kecil besar, gak urus saya,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyebut kalau sebagai pelayan masyarakat harusnya Dispendukcapil bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan memanfaatkan aset yang sudah ada bukan membiarkan aset terbelangkai seperti ini.
“Kalau pembiaran maka kita kena pasal kelalaian. Tidak boleh. Kan ada anggarannya. Ini kan untuk pelayanan masyarakat,” pungkasnya lagi. ***
|


