NTTKreatif.com, Waibakul – Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah terus bekerja untuk menuntaskan masalah gizi yang berdampak pada stunting yang masih cukup tinggi di wilayah tersebut.

">

Salah satunya dengan meluncurkan program Rumah Mandiri Terintegrasi. Program Rumah Mandiri Terintegrasi ini sendiri mencakup sanitasi layak, listrik, dan pekarangan melalui Pro Oli Mila tahun anggaran 2025 dengan menyasar pada tiga desa yakni Desa Anajiaka (Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat), Desa Dewajara, dan Desa Anakalang (Kecamatan Katiku Tana).

Launching Program Rumah Mandiri Terintegrasi ini pun dilakukan pada Selasa 2 September 2025 tadi oleh Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K Limu.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumba Tengah, anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah dari Dapil I dan Dapil II, pimpinan perangkat daerah, Sekretaris Dinas PUPR, Camat Umbu Ratu Nggay Barat, kepala desa setempat, serta fasilitator pendamping rumah mandiri.

Bupati Paulus S. K Limu dalam sambutannya menjelaskan kalau penerima rumah mandiri tidak hanya mendapatkan rumah yang layak dengan fasilitas listrik terintegrasi, tetapi juga diwajibkan memiliki pekarangan yang dinamakan Pekarangan Pro Oli Mila, yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan makan dan minum setiap hari.