Penulis: Damsianus Sepulo Tukan (Ketua Daerah IGI Kabupaten Flores Timur, 2021–2023)
Ikatan Guru Indonesia (IGI) mencatat sejumlah lompatan besar dalam lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Ketua Umum PP IGI, Danang Hidayatullah. Sosok yang menapaki karier organisasi dari tingkat daerah hingga nasional itu berhasil membawa IGI bertransformasi menjadi organisasi guru yang modern, adaptif, dan berjejaring hingga tingkat internasional.
Danang, putra Jakarta yang sebelumnya menjabat sebagai Pengurus Wilayah IGI DKI Jakarta, Direktur School to School Training (STST) IGI DKI Jakarta, dan Staf Khusus Ketua Umum PP IGI, resmi memimpin IGI sejak 2021. Masa jabatannya akan berakhir pada Januari 2026 mendatang.
Transformasi Organisasi: Dari Jakarta hingga Pentas Dunia
Selama kepemimpinannya, Danang menetapkan visi untuk membawa IGI menjadi organisasi guru yang progresif dan berstandar global. Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, kolaborasi, serta representasi IGI di tingkat internasional.
IGI aktif mengikuti kegiatan pendidikan di Korea Selatan, menggandeng mitra Edutech dalam pameran internasional di Singapura, serta tampil dalam ajang Edutech Asia, forum pendidikan teknologi terbesar di kawasan Asia.
“Kami ingin guru Indonesia hadir dan diperhitungkan dalam percakapan global,” ujar Danang dalam satu kesempatan.
Menggerakkan Pengurus di Daerah: Rekor Kunjungan hingga Flores Timur
Selain memperluas jejaring global, Danang konsisten memperkuat pengurus daerah dengan turun langsung ke lapangan hampir setiap akhir pekan. Ia mengunjungi berbagai provinsi, kabupaten, hingga daerah terpencil untuk memastikan IGI hadir secara nyata dan berdampak.
Kunjungan monumental terjadi di Flores Timur, ketika Danang hadir bersama 22 pengurus pusat, jumlah terbanyak sepanjang sejarah IGI dan tercatat sebagai Rekor MURI. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan Piala Bergilir Gelora Lamaholot (GL-Cup) kepada IGI Flores Timur, sekaligus menyaksikan pementasan teater “Mencari Bung…”.
Pementasan teater tersebut menjadi perhatian karena digarap oleh Silvester Petara Hurit, seorang tokoh seni teater asal Flores Timur yang telah melangkah ke panggung nasional melalui berbagai event besar, dan juga anggota Dewan Pakar Pembina IGI Flores Timur. Karya itu menjadi bukti bahwa kreativitas guru daerah mampu bersaing dan diangkat ke level yang lebih luas.
Sebagai bentuk dukungan, Danang memfasilitasi keberangkatan 18 aktor dan tim produksi teater tersebut ke Gedung Teater TIM Jakarta untuk tampil dalam rangka Hari Guru Nasional dan HUT IGI.
Penguatan Kompetensi: IGI Jadi Pionir Pelatihan AI untuk Guru




