NTTKreatif, TAMBOLAKA – Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari silam, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka langsung tancap gas.
Sejumlah gebrakan pun sudah dilakukan keduanya dalam 4 hari belakangan ini mulai dari penertiban aset, pembersihan sampah hingga melakukan sidak di kantor pemerintahan maupun puskesmas.
Alhasil, pujian demi pujian pun didapatkan keduanya di awal pemerintahan keduanya walaupun di satu sisi banyak nada skeptis pun muncul ke permukaan.
Termasuk keraguan sejumlah pihak soal kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus A Rangga Kaka yang menyebut gebrakan yang dilakukan semacam itu tidak bertahan lama.
Menanggapi hal tersebut, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla kepada wartawan, Kamis, 6 Maret 2025 dalam ruangan kerjanya menanggapi santai anggapan semacam itu.
Baginya anggapan semacam itu wajar adanya namun baginya tidak menyurutkan semangat keduanya untuk bekerja.
“Biasa saja bagi saya. Orang berpendapat wajar iya. Tapi bagi saya sejak DPR RI kan kita kerja 5 tahun gas pool bukan awal semangat lalu kemudian belakangan melemah. Malah semakin hari semakin panas ibarat mesin hondakan semakin panas semakin kencang,” katanya.
Dirinya pun kemudian menegaskan komitmen untuk terus bekerja maksimal untuk membangun Sumba Barat Daya.
“Jadi saya biasa saja dan itu wajar juga masyarakat begitu. Itu bagian dari motivasi sehingga kita harus termotivasi. Tentu masyarakat berharap pemimpin yang ada itu jangan istilah semangat diawal saja loyo di belakang. Tapi bagi saya dan Wakil Bupati sudah komitmen kami kerja keras, kerja maksimal. Pagi sudah di kantor, pulang rumah masih kerja layani masyarakat dan evaluasi apa yang kita kerjakan. Kita tetap semangat kerja untuk masyarakat dengan semangat yang tinggi. Jadi apa pun situasi kita tetap kerja dan disiplin tetap terjaga,” ujarnya lagi. ***

